Archive for the ‘Wisata Gunung Rinjani’ Category
TEMPAT – TEMPAT PENTING DALAM PERJALANAN MENUJU GUNUNG RINJANI
Bunut Ngengkang, adalah sebatang beringin besar. Dibawahnya dijadikan tempat peristirahatan pertama. Tempat pertemuan antara lain dari Senaru dan Semokan. Tempat ini menyerupai seseorang yang berdiri dengan kedua kakinya yang terbuka seperti layaknya kaki yang mengangkang. Itulah sebabnya disebut Bunut Ngengkang. Andongan Tambing adalah merupakan pintu gerbang untuk memasuki hutan belantara. Merupakan pintu 1 dalam pendakian ke Gunung Rinjani. Di tempat ini para pendaki diingatkan untuk berhati-hati karena sudah mulai terdapat banyak tebing yang berbahaya.
MONTONG SATAS ( POS II )
Tempat ini merupakan tempat peristirahatan. Disini, terdapat batu yang disebut Batu Penyesalan. Ditempat inilah muncul perseteruan dalam hati para pendaki antara melanjutkan perjalanan atau kembali, karena jarak yang ditempuh ke tempat tujuan sama jauhnya dengan perjalanan kembali. Pada saat itu kondisi badan sudah lumayan letih. Dalam keadaan normal tempat ini dapat dijangkau selama dua jam dari Bunut Ngengkang.
SENGGAH BASONG ( Muntiacus Muntjak)
Rusa jenis ini memang penghuni kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Bentuk fisiknya sama dengan menjangan lainnya. Yang berbeda adalah susunan susunya yang terdiri dari lima puting susu. Sementara menjangna atau senggah biasa memiliki empat puting susu. Muka menjangan ini menyerupai anjing. Itulah sebabnya jenis satwa ini disebut Senggah Basong ( Senggah = Menjangan, Basong = Anjing).
GOA GOA DI GUNUNG RINJANI
Terdapat tiga buah goa yang terkenal yaitu Goa Susu, Goa Payung, dan Goa Manik. Goa Susu dapat dijadikan sebagai media bercermin diri. Sering digunakan sebagai tempat bermeditasi. Orang – orang yang berhati kotor, dengki, akan mendapat kesulitan untuk memasuki Goa Susu. Lubangnya memang sempit namun sebaliknya, hanya orang-orang yang berhati mulia, bersih lahir batinnya yang dapat memasukinya. Didalam goa ini air menetes dari ujung – ujung bebatuan yang menyerupai puting susu, itulah sebabnya disebut Goa Susu. Rasa air yang menetes dari setiap puting tersebut berbeda-beda.
Di dalam Goa Susu terasa suhu yang panas dan berasap bagaikan asap kukusan sehingga perlakuan dalam proses ini disebut mengukus dan tekadang orang menyebutnya Rontgen.
AIQ KALAK PENGKEREMAN JEMBANGAN
Aiq Kalak aberarti Air Panas. Air inilah yang digunakan untuk berobat segala macam penyakit. Salah satu dari sekian nama air panas adalah Pengkereman Jembangan yang berarti suatu tempat berendam. Di tempat ini mata air panas menyembur dengan suhu yang sangat tinggi. Banyak para pendaki menggunakan tempat untuk menguji benda-benda bertuah. Membuat minyak obat dari kelapa. Benda-benda bertuah seperti kris, Pedang, Golok, Badik, Tombak dapat menjadi lengket apabila direndam. Itu menandakan bahwa benda-benda itu jelek, tidak mempunyai kekuatan supranatural. Sebaliknya, apabila benda-benda itu tetap utuh berarti benda-benda itu memiliki kekuatan supranatural. Dipercaya sudah memiliki mana (keampuhan).
Demikian juga tentang pembuatan minyak. Apabila santan kelapa dalam botol setelah direndam berubah menjadi jernih (berbentuk minyak), Itulah minyak yang dianggap sudah jadi. Minyak tersebut digunakan sebagai minyak obat untuk hal-hal yang baik. Ia memiliki nama julukan Siu Satus Tunggal. Dalam bahasa Bayan Siu Satunggal berarti minyak obat yang dapat digunakan untuk mengobati seribu macam penyakit.
DANAU SEGARA ANAK
Dari atas Danau Segara Anak tampak sangat luas seperti lautan. Dengan warna airnya yang membiru, danau ini bagaikan anak lautan. Karena itulah disebut Segara Anak. Danau Segara Anak menyimpan berbagi misteri dan kekuatan gaib, itulah sebabnya manusia merasa betah tinggal lama ditempat ini. Disinilah komunikasi mahluk gaib yang disebut Jin bermukim. Diyakini sekitar Segara Anak oleh komunitas bangsa jin yang sangat banyak. Sebagian besar dari mereka beragama Islam.
Keyakinan masyarakat, apabila Danau Segara Anak terlihat luas menadakan bahwa umur orang yang melihat itu masih panjang. Sebaliknya jika tampak sempit maka menadakan umur si peliat pendek. Untuk itu agar tidak menjadikan seseorang pesimis maka segera dilakukan bersih diri. Artinya bangkitkan semangat hidup dan harus berjiwa tenang. Pandanglah kembali danau sepuas-puasnya.
Pantangan ketika berada disana, tidak boleh melakukan hubungan intim suami istri. Jangan mengeluh dan berkata kotor. Harus tetap sabar dalam menghadapi persoalan-persoalan.
GUNUNG BARU JARI
Gunung Baru berarti gunung berapi yang baru. Anak gunung itu menyembul ditengah-tengah Danau Segara Anak. Menurut kepercayaan masyarakat Gunung Baru merupakan pusat Gunung Rinjani. Jika Gunung Baru meletus, tidak akan membahayakan penduduk di Pulau Lombok. Terkecuali yang meletus adalah Gunung Rinjani sendiri. Sebagian masyarakat percaya bahwa ketika Gunung Baru meletus tahun 1994 adalah merupakan ulah bangsa Jin. Mereka sedang membangun. Hal ini tampak dari batu-batu yang disemburkan tersusun rapi dan indah. Batu-batu tersebut berada pada bagian kaki Gunung Baru.
PUNCAK GUNUNG RINJANI
Pada puncak Gunung Rinjani diyakini oleh masyarakat umum di Lombok adalah sebagai tempat bersemayamnya ratu Jin. Penguasa Gunung Rinjani bernama Dewi Anjani. Dari puncak ke arah tenggara terdapat sebuah lautan debu (kaldera) yang dinamakan Segara Muncar. Pada saat-saat tertentu, dengan kasat mata dapat terlihat istana Ratu Jin. Pengikutnya merupakan golongan jin yang baik-baik. Alkisah, ratu Jin Dewi Anjani adalah seorang putri raja yang tidak diizinkan ayahnya menikah dengan kekasih pilihannya. Pada suatu tempat mata air bernama Mandala sang ratu menghilang. Ia berpindah tempat dari alam nyata menuju alam gaib (alam jin).
SANDAR NYAWA / BUNGA ABADI
Jenis tanaman ini menurut kepercayaan terlarang dipetik. Karena tanaman ini merupakan tanaman di dalam Taman Sari dari kerajaan jin dialam gaib. Untuk memperoleh bunga ini, masyarakat pada zaman dahulu harus berani mempertaruhkan nyawanya. Itulah sebabnya bunga ini disebut bunga Sandar Nyawa. Bunga ini tak pernah layu. Usianya sama dengan usia mahluk gaib.
KALIMANTONG ( STRAWBERRY LOKAL)
Tanaman ini banyak tumbuh di sepanjang jalan menuju kawasan Gunung Rinjani. Pohonnya berduri bagaikan pohon mawar. Buahnya merah seperti strawberry. Buah kalimantong (strawberry) ini dapat dimakan dan rasanya manis sedikit kecut. Buah ini dapat menjadi pelepas dahaga dan lapar.
